Ikan, semua orang hampir mengenalnya. Pendapat orang mengenai ikan beragam, mulai sebagai sumber protein hewani, penghilang stress, berbau amis, banyak tulang, mengandung omega 3, rendah kolestrol, dapat dibuat masakan apa saja dan banyak pilihan jenis baik tawar maupun dari laut.
Untuk memenuhi kebutuhan akan ikan ada yang dibudidaya dan juga ada yang ditangkap. Saat ini produksi ikan di Indonesia masih didominasi dari sektor penangkapan yang mencapai 70 % dari total produksi perikanan di Indonesia.
Untuk melihat seberapa besar kemampuan produksi ikan di Indonesia, saya mencari data dari berbagai sumber antara lain Biro Pusat Statistik dan Departemen Kelautan dan Perikanan. Data yang saya dapatkan sebagai berikut:
|
Tahun |
2004 |
2005 |
2006 |
2007 |
|
Prod Budidaya (Ton) |
1,468,610 |
2,163,674 |
2,682,596 |
3,088,800 |
|
Prod Penangkapan (Ton) |
4,651,121 |
4,705,868 |
4,769,160 |
4,940,000 |
|
Total Produksi (Ton) |
6,119,731 |
6,869,542 |
7,451,756 |
8,028,800 |
Data yang saya dapatkan beragam, namun saya ambil 4 tahun terakhir (2004-2007).
Produksi perikanan budidaya Indonesia digolongkan atas jenis budidaya antara lain: Budidaya Laut, Budidaya Tambak, Budidaya Kolam, Budidaya Karamba, Budidaya Jaring Apung, Budidaya Sawah (DKP 2007). Untuk perikanan tangkap Indonesia digolongkan atas jenis Perairan Laut, dan Perairan Umum (DKP 2006).
Apabila kita menggunakan CAGR, maka pertumbuhan Produksi Perikanan Budidaya mencapai 28,1% dan Perikanan Tangkap 2%, dan pertumbuhan perikanan Indonesia untuk empat tahun terakhir 9,5%. Data ini memperlihatkan pertumbuhan perikanan Indonesia masih berkembang cukup baik terutama sektor Budidaya, namun di sektor penangkapan pertumbuhan makin rendah karena akibat overfishing dan musim yang mulai tidak menentu akibat Global Warming.
Menurut Media Indonesia (Rabu, 04 April 2007), Potensi produksi perikanan Indonesia mencapai 65 juta ton per tahun. Dari potensi tersebut hingga saat ini dimanfaatkan sebesar 9 juta ton. Namun, potensi tersebut sebagian besar berada di perikanan budidaya yang mencapai 57,7 juta ton per tahun dan baru dimanfaatkan 2,08%. Sedangkan potensi perikanan tangkap (laut dan perairan umum) hanya sebesar 7,3 juta ton per tahun dan telah dimanfaatkan sebesar 65,75%.
Melihat data diatas, potensi perikanan kita masih terbuka dan pemanfaatannya masih minim. Namun jika kita melihat lebih jauh, ternyata di sektor penangkapan pemanfaatan sudah mencapai 65% dan beberapa daerah dilaporkan sudah over fishing, namun di sektor budidaya pemanfaatan baru mencapai 5 % saja. Dari beberapa laporan dan kegiatan Departemen Kelautan dan Perikanan yang saya ikuti, pemerintah berusaha mengoptimalkan kedua sektor diperikanan ini.
Di Perikanan Budidaya, pemerintah mencoba mengembangkan industri yang menyerap tenaga kerja, perikanan berskala mikro, pengembangan kawasan budidaya, produksi induk dan benih unggul dan lainnya. Di Perikanan Tangkap, pemerintah menerapkan kegiatan pemacuan stock ikan, memaksimalkan rumpon, perbaikan ekositem laut dan pembrantasan ilegal fishing.












bentar lagi tunggu infonya,lagi ada konsep
wah thx nih infonya mas…kebetulan butuh buat tugas….tentang perikanan & pertanian.
kalo mo cari data produksi per tahun darimana ya yg update?
keep posting bos
bisa datang ke departemen kelautan perikanan dan kelautan di dkt ragunan atau gambir
ada data per provinsi gak??
ada pak..tapi gak bisa di publish disini
untuk keprluan apa yah? biar say bantu
terimakasih atas informasinya. untuk data produksi dan konsumsi tiap provinsi dan kabupaten ada ga ya? untuk keperluan tugas.
adanya hingga per provinsi
kalo kabupaten, harus update ke dinas perikanan setempat,
datanya terakhir update 2007
2008 belum release.
kira-kira dimana ya saya bisa cari data per provinsi tersebut??
saya buka data base dulu y
coba mampir k
http://www.perikanan-budidaya.go.id/menu_publikasi.php?id=2
apakah ini yg dmaksud..