Laskar Pelangi movie review – sebuah resensi film


bannerkg3

kamis kemarin serasa hari yang aku tunggu, yup hari itu laskar pelangi ditayangkan serentak di sebagian bioskop di jakarta, antriannya lumayan banyak dan saya kebagian jam 15.oo dan ukh..paling depan…tapi tak apalah rasa penasarannya begitu besar, karena saya nekat nonton tanpa baca novelnya dulu.

ok kita mulai reviewnya

Film diangkat dari novel popular dengan judul yang sama oleh Andrea hirata.

Garapan film begitu rapih dan mengesankan mungkin itu adalah tanggapan pertama ku tentang film ini.

diawal film diceritakan  ibu muslimah dan kepala sekolah yang menyambut tahun ajaran baru, nah yang bikin deg-degan kalo jumlah murid minimal 10 orang atau gak boleh dimulai.

walau dengan keadaan yang serba ada dan gedung yang tak layak, semangat, kegigihan dan perjuangan 10 orang anak murid beserta guru nya menjadi menarik ketika beragam perilaku dan masalah muncul namun tetap dihadapi dengan suasana keluguan anak-anak daerah.

jadi film ini kadang serius, lucu, sedih, bercampur aduk memainkan penonton..

saya pun sempat tertawa ketika ada adegan Ical yang jatuh cinta Ke A ling yang berawal ketika membeli kapur, dan selanjutnya ical bela-belain melakukan apapun agar ketemu kembali dengan aling walaupun harus membagikan kapur ke anak-anak laskar pelangi…(jadi inag masa SD)

Sebenarnya saya gak perlu cerita panjang tentang cerita film karena hampir semua orang tau ceritanya atau malah gak seru…_.

Yang menarik adalah penggarapan tokoh-tokoh anak – anak laskar pelangi yang notabene nya gak belajar ilmu acting dan harus beradu acting dengan tokoh dan artis ternama seperi cut mini dan tora sudiro dan aktingnya saya kasih nilai 4 deh…lucu dan polos sampai-sampai acting Tora gak muncul bahkan hilang.

Landscape yang indah, dan menarik membuat film ini tak bosan ditonton dari awal sampai akhir, dan nampaknya pula semangat mengejar cita yang igin disampaikan andrea cukup terwakili.

Salut untuk andrea, riri reza dan mira lesmana yang kembali menghadirkan semangat belajar dan mengejar cita,.

setahun lalu saya pernah ke belitung, saya sempat ambil fotonya…(lumayan buat nambah suasana film ini)

Seperti kata film

Hidup lebih berarti jika kita selalu memberi bukan menerima

jadilah hidup untuk selalu berbagi

dan untuk film ini saya memberkan nilaii 4 dari 5 (keren, bagus karena filnya menarik dan layak buat ditonton…)

sinopsisnya lengkapnya   …..


sinopsis filmnya

Sebuah adaptasi sinema dari novel fenomenal LASKAR PELANGI karya Andrea Hirata, yang mengambil setting di akhir tahun 70-an

Hari pertama pembukaan kelas baru di sekolah SD Muhammadyah menjadi sangat menegangkan bagi dua guru luar biasa, Muslimah (Cut Mini) dan Pak Harfan (Ikranagara), serta 9 orang murid yang menunggu di sekolah yang terletak di desa Gantong, Belitong. Sebab kalau tidak mencapai 10 murid yang mendaftar, sekolah akan ditutup.

Hari itu, Harun, seorang murid istimewa menyelamatkan mereka. Ke 10 murid yang kemudian diberi nama Laskar Pelangi oleh Bu Muslimah, menjalin kisah yang tak terlupakan.

5 tahun bersama, Bu Mus, Pak Harfan dan ke 10 murid dengan keunikan dan keistimewaannya masing masing, berjuang untuk terus bisa sekolah. Di antara berbagai tantangan berat dan tekanan untuk menyerah, Ikal (Zulfani), Lintang (Ferdian) dan Mahar (Veris Yamarno) dengan bakat dan kecerdasannya muncul sebagai pendorong semangat sekolah mereka.

Di tengah upaya untuk tetap mempertahankan sekolah, mereka kembali harus menghadapi tantangan yang besar. Sanggupkah mereka bertahan menghadapi cobaan demi cobaan?

Film ini dipenuhi kisah tentang kalangan pinggiran, dan kisah perjuangan hidup menggapai mimpi yang mengharukan, serta keindahan persahabatan yang menyelamatkan hidup manusia, dengan latar belakang sebuah pulau indah yang pernah menjadi salah satu pulau terkaya di Indonesia (www.21cineplex.com)