Kisah Legenda Kuliner Nusantara-Rujak Cingur (Rujak Cingur Sedati Bu Nur Aini)


Kisah Legenda Kuliner Nusantara-Rujak Cingur (Rujak Cingur Sedati Bu Nur Aini)

Asal saya memang bukan dari Jawa, apalagi Surabaya namun karena dinas kantor lah kaki ini menyempatkan tinggal untuk beberapa hari di surabaya. Lidah yang sudah terbiasa dengan makanan sumatra membuat saya betah dengan makanan yang pedas dan berbumbu. saat kala keliling dinas di surabaya membuat saya tak beranjak dari kursi mobil menikmati pemandangan tertibnya lalu lintas dan panas menyengat ala surabaya. keliling nusantara ini merupakan salah satu bagian pekerjaan marketing research yang saya nikmati dan tentunya disertai wisata kuliner. mulai dari soto udang di medan hingga hari itu saya mendapat kabar tentang lezatnya kuliner khas surabaya yakni Rujak Cingur.  diserati rasa lapar yang lumayan tinggi..saya mencari referensi rujak cingur yang terekomendasi saat itu dan teman kantor merekomendasi pada : Rujak Cingur Sedati Bu Nur Aini.

Berlokasi  di jalan Raya Sedati Gede dekat bandara Juanda, rasanya tak begitu sulit untuk menemukan makanan yang konon masuk ke Legenda Kuliner Nusantara. tanpa lama-lama saya pun turun dari mobil dan langsung masuk ke tempat makan ini yang kala itu belum terlalu besar. wah..agak rame..tapi tak apalah rasanya tak lengkap kalo ke surabaya tanpa mampir ke warung ini (kata teman-teman dari surabaya). tangan saya pun meraih menu yang ada di meja..

menu :

– Rujak Cingur Spesial
– Rujak Cingur Madura
– Rujak Cingur Biasa
– Rujak Manis
– Rujak Gobet
– dll…..

rasa penasaran langsung muncul, apa bedanya dengan rujak lain? gak mau lama langsung pesan 1 porsi Rujak Cingur special dan minum es tawar. tak ada berapa menit pesanan saya datang dan wah…hampir sama dengan rujak lainnya. namun sepintas penampilannya mirip dengan rujak biasa namun yang membedakan adalah bumbu petis, dan ada seperti daging…yup..itu daging Cingur (jawa=mulut sapi).

sendok saya pun mengambil suapan pertama dan…hap…lidah saya bereaksi dan hmmm…sedikit pedas…manis..asin..segarnya buah..rasa petis dan tentunya cingur bergolak dan melahirkan rasa yang unik dan khas. enak… suapan demi suapan pun tak terasa dan habis dalam hitungan menit..dan es teh tawar yang khas cocok untuk meredakan rasa…hmm… rasanya ingin nambah…. saya pun untuk memutuskan untuk bungkus rujak gobet (rujak apa sih ini) agar bisa merasakan sensasi makanan di tempat ini. mantab deh  makanan ini dan cocok menjadi Kisah Legenda Kuliner Nusantara.

sejak tahun 2008 – 2011 saya selalu  menghadiri ajang tahunan festival jajanan bango dan selalu saya ulas di blog ini. review dikit di 2008, 2009, 2010, 2011.

saya review sedikit…

3532118971_ff1b3f8b95Di pertengahan tahun 2009  festival Jajanan bango 2009 kembali menghadirkan Legenda Kuliner Nusantara-Rujak Cingur (Rujak Cingur Sedati Bu Nur Aini) sempat saya ulas di blog ini. kala  itu Kisah Legenda Kuliner Nusantara Rujak Cingur Sedati Bu Nur Aini menjadi cover untuk poster di FJB 2009.  awalnya saya tak mengira saya akan berjumpa lagi dengan makanan yang telah menjadi Legenda Kuliner Nusantara.  ah..rame banget..kala itu dan untungnya antrian untuk ke kuliner ini tak terlalu ramai jadi saya bisa langsung memesan dan menyantap Legenda Kuliner Nusantara ini.

Pada ajang Festival jajanan 2011 dengan tema “Legenda Kuliner Nusantara ” yang merupakan bentuk penghargaan akan komitmen para legenda kuliner nusantara dalam mempersembahkan hidangannya. pada ajang ini loaksinya memang sedikit beda..BEKASI…bela-belain kesana dan wah..tak sia -sia….semua ada disini ..termasuk kuliner yang sejak saya singgah di 2007 kini muncul lagi. memang sajak di 2010 saya jarang keluar kota dan menikamti wisata kuliner langsung dari tempat aslinya. namun dengan adanya ajang ini saya tak perlu repot ke luar kota…cukup di sini..Bekasi…Festival jajanan bango 2011-bekasi….

Becek…itu kesan pertama saya (sedikit komplain)…walaupun begitu niat saya menikmati sajian makanan yang kini menjadi “kisah Legenda Kuliner Nusantara” tak surut. sempat bingung mau mulai dari mana…namun lontong medan kedai mamak menjadi pembuka…dan berikutnya….Rujak Cingur Sedati Bu Nur Aini…hmmm…menu yang ditawarkan tentunya tetap Rujak Cingur Special…rasanya memang 2007-2009-2011.. tiga kali makan rasanya selalu enak…menurut hasil wawancara dengan ibu Nur langsung saat itu, beliau selalu menjaga kesegaran dan keaslian bahan-bahan yang digunakan (pantesan…ya). pantesan saja kuliner ini sangat cocok dijadikan  kisah Legenda Kuliner Nusantara.

saat tulisan ini dibuat Festival jajanan bango 2011 tahap 2 akan diadakan di sidoarjo tanggal 14 Mei 2011 di Parkiran Gor Sidoarjo Jl. Pahlawan Sidoarjo. Nikmati legenda kuliner Nusantara seperti, Soto Tangkar Betawi H. Ahmad Muchtar Jakarta, Brongkos Daging Ibu Suprih Yogyakarta, Tengkleng Solo Ibu Edy, serta puluhan kuliner lainnya yang kami hadirkan dengan sepenuh hati hanya di Festival Jajanan Bango.

sebagai informasi Tahun 2011 ini Festival Jajanan Bango akan menghadirkan sederetan legenda kuliner yang telah teruji kelezatannya yang siap memanjakan lidah kamu di lima kota yaitu Bekasi, Depok, Sidoarjo, Kediri dan Malang.

kisah Legenda Kuliner Nusantara.